Kamis, 27 Agustus 2015

Mengantar Mandiri Menuju Puncak


Ribuan Massa saat mengantar Paket Mandiri ke KPUD Sabu Raijua

Ketika arus dukungan masyarakat begitu deras terhadap seorang calon pemimpin, maka aroma fanatisme dan aura militansi akan bercumbu dalam satu muara. Hal ini tergambar jelas ketika Pasangan Marthen Dira Tome dan Nikodemus Rihi Heke atau paket Mandiri jilid 2 hendak mengantarkan dokumen dukungan ke KPUD Sabu Raijua pada Sabtu, 13 Juni 2015.  Seperti Raja yang sedang memimpin pasukan, musuh yang melihat akan bergetar hatinya.

Pantauan Tablid Seputar NTT di Sabu Raijua, sekitar lima ribuan massa pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati, Marthen Dira Tome dan Nikodemus Rihi atau Paket Mandiri Jilid 2 berbondong-bondong menuju Kantor Bupati Sabu Raijua di Menia pada Sabtu, 13 Juni 2015. Massa yang begitu banyak seperti ribuan tawon yang hendak memasuki sarang. Kedatangan mereka ke Kantor bupati, dengan tujuan menjemput Paket Mandiri untuk mengantarkan dokumen dukungan bagi calon perseorangan/independen ke kantor KPUD Sabu Raijua.

Massa yang datang dari berbagai arah,  berkumpul di halaman depan kantor bupati sehingga menciptakan lautan manusia. Mereka menggunakan kendaraan mulai dari sepeda motor hingga kendaraan roda empat seperti truk. Jarak yang ditempuh para relawan untuk menjemput Paket Mandiri Menuju kantor KPUD juga berbeda-beda. Pasalnya para relawan ini datang dari hampir semua desa yang ada di Pulau Sabu, minus relawan dari Raijua.

Beranda kantor bupati Sabu Raijua saat itu seperti Nampak kecil ketika semua relawan menyerbu masuk. Sambil meneriakkan kata hidup mandiri para relawan berebutan untuk bisa mendekat dengan Marthen Dira Tome dan Nikodemus Rihi Heke. Mereka seperti tak mau melepaskan moment tersebut dengan menjadi wartawan dadakan untuk mengabadikan setiap moment.

Ketua tim pemenangan paket Mandiri, Hendrik Bunga kemudian menyampaikan maksud kedatangan para relawan  kepada Marthen Dira Tome dan Nikodemus Rihi Heke yang menyambut para relawan di teras depan kantor Bupati.  “Kami datang kesini untuk menjemput bapak berdua untuk bersama-sama dengan kami menuju kantor KPUD untuk mengatarkan dokumen dukungan sebagaimana dalam jadwal KPUD,” kata Hendrik Bunga disambut tepuk tangan riuh para relawan.

Mendengar maksud ketua Tim pemenangan, Marthen Dira Tome dan Nikodemus Rihi Heke yang hari ini tetap berkantor sebagai Bupati dan Wakil Bupati, kemudian menanggalkan lambang garuda yang ada di dada mereka sebagai tanda mereka melepas jabatan yang diemban untuk menuju KPUD. Setelah Dira Tome dan Rihi Heke melepas lambang garuda, Hendrik Bunga kemudian memakaian lehu hawu (destar) kepada pasangan ini.

Dengan menggunakan mobil panser, Marthen Dira Tome dan Nikodemus Rihi heke diiringi oleh massa pendukung menuju kantor KPUD yang berjarak kurang lebih tiga kilometer dari kantor Bupati Sabu Raijua. Arak-arakan paket mandiri ini membuat jalan trans Seba-Bolou macet.

Sesampai di dekat Kantor KPUD, Massa kemudian memaksa Dira Tome dan Rihi Heke untuk turun dari dalam mobil lalu keduanya di bopong menuju halaman Kantor KPUD. teriakan yel-yel dari para pendukung membahana selama kedua pasangan ini berada di dalam kantr KPUD.

“Saya dan pak wakil mengucapkan terimakasih yang tulus dan aprisiasi yang tinggi kepada para pendukung yang selama ini telah bekerja keras sehingga kita berada disini sekarang. Hal ini menandakan bahwa demokrasi sedang tumbuh dan mekar di daerah ini,” kata Dira Tome usai mengantarkan dokumen.

Dia berpesan kepada massa pendukung dan seluruh masyarakat Sabu Raijua untuk tetap menjaga situasi damai selama proses Pilkada berlangsung. Dengan demikian maka Pilkada Sabu Raijua akan menghasilkan pemimpin yang lahir dan dikehendaki oleh rakyat.

“Jangan saling mencela dan menghujat satu dengan yang lain. Mari kita sama-sama menjaga situasi yang kondusif. Saya juga minta kepada pihak kemanan untuk menjaga kemanan sesuai dengan tugas yang emban. Kepada KPUD, saya berharap agar bisa menjalankan tugas dan tanggungjawab sesuai amanat undang-undang yang berlaku,” pinta Dira Tome.

Pada hari yang sama, bukan hanya paket Mandiri yang mengantarkan dokumen dukungan ke KPUD Sabu Raijua. Ada pasangan perseorangan yang lain yang telah lebih dulu mengantarkan dokumennya. Pasangan tersebut adalah Kirenius Buli sebagai bakal calon bupati dan Yusuf Alboneh sebagai bakal calon wakil bupati. Mereka menamakan diri Paket Kibar.

Paket Kibar tiba di Kantor KPUD pada pukul 10:15 wita diantar oleh Ketua tim pemenangan paket Kibar, Yerdinans Djita dan para pendukung. Kedatangan Paket independen ini diterima langsung oleh Ketua KPUD Sabu Raijua, Yudhy Tagi Huma bersama komisioner lainnya. Paket Kibar mambawa dokumen yang disi dalam 16 dos. Dokumen tersebut berupa KTP dari masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap calon ini.

“Kami ingin supaya demokrasi di daerah ini berjalan dengan baik dan sebagai warga negara yang memiliki hak politik dan didukung oleh masyarakat maka kami datang mengantarkan dokumen ke KPUD sebagai syarat yang harus dipenuhi oleh pasangan perseorangan,” kata Kirenius Buli. 

Sementara Ketua KPUD Sabu Raijua, Yudhi Tagi Huma, usai menerima dokumen dari kedua paket perseorangan ini menjelaskan, pihaknya akan segera meneliti dokumen yang dimasukkan apakah sesuai dengan persyaratan yakni jumlah dukungan serta persebarannya.

“Sesuai Jadwal, tanggal 11-15 juni adalah pemasukan dokumen dari paket perseorangan. Kami akan meneliti dokumen yang ada dan sore nanti akan segera diberitahukan kepada kedua pasangan apakah akan dilanjutkan ke tahap verifikasi faktual atau ada dokumen yang perlu dilengkapi,” ungkap Yudhy.

Pada sore harinya kedua paket yang telah mengantar dukungan mereka kembali ke kantor KPUD untuk mendengar hasil penelitian dan verifikasi dokumen yang dilakukan oleh KPUD apakah kedua paket perseorangan ini bisa masuk dalam tahap verifikasi faktual atau tidak.

Ketua KPUD Yudhi Tagi Huma didampingi para komisioner lainnya menyampikan bahwa dua pasang bakal calon Bupati dan Bakal calon Wakil Bupati yang telah mengantarkan dokumen dukungan kepada KPUD Sabu Raijua masing-masing Pasangan Marthen Dira Tome – Nikodemus Rihi Heke atau Paket Mandiri Jilid 2 dan Pasangan Kirenius Buli – Yusuf Alboneh atau paket Kibar dinyatakan sesuai persyaratan untuk selanjutnya masuk dalam tahap verifikasi faktual. 

“Sesuai hasil penelitian maka kedua pasangan calon memenuhi persyaratan sesuai undang-undang yakni jumlah dukungan dan persebarannya. Dengan demikian maka dokumen ini akan diberikan kepada PPS untuk dilakukan Verifikasi faktual dilapangan,” ujar Yudhy Tagi Huma. (joey rihi ga)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar